5 Manfaat Drone untuk Konstruksi dan Infrastruktur
Infrastruktur dan konstruksi jadi salah satu proyek yang memerlukan biaya cukup besar. Belum lagi ditambah masalah lainnya seperti kecelakaan kerja, kesulitan dalam pemetaan area, survei lokasi, dan lainnya menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi perusahaan.

Manfaat drone untuk bidang konstruksi dan infrastruktur terbilang cukup banyak. Terlebih lagi bagi mereka yang membutuhkan pemetaan dan pengolahan data yang lebih cepat, efisien, dan mudah. Drone dapat membantu mengatasi masalah seperti biaya tinggi, kecelakaan kerja, kesulitan dalam pemetaan area, dan survei lokasi.
Dalam industri ini, penggunaan drone telah meningkat secara signifikan, mencapai 239% pada tahun 2018. Drone memberikan manfaat berupa pemetaan dan survei yang akurat, inspeksi dan pemantauan yang lebih aman, pengawasan progres konstruksi yang efisien, pengurangan biaya dan waktu, pengumpulan data yang lebih baik, serta komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik antara pihak terkait.

Dengan perkembangan teknologi dan permintaan pasar yang terus meningkat, penggunaan drone di sektor konstruksi dan infrastruktur diprediksi akan semakin meningkat di masa depan. Nah berikut ini deretan manfaat drone untuk konstruksi dan infrastruktur yang wajib Anda ketahui.
Manfaat Drone untuk Infrastruktur dan Konstruksi
Drone telah menjadi alat yang sangat berguna dalam industri konstruksi dan infrastruktur. Berikut adalah lima manfaat utama penggunaan drone dalam sektor ini:
1. Monitoring Lebih Cepat
Proyek infrastruktur memerlukan monitoring untuk melihat perkembangan yang ada di waktu tertentu. Sayangnya, terkadang monitoring ini memerlukan waktu yang tidak sebentar. Bahkan hingga beberapa hari ke depan. Apalagi untuk proyek jangka panjang seperti pembangunan jalan tol, jalan raya, jembatan, dan bangunan vital lainnya.

Namun, berkat adanya drone proses monitoring dapat dilakukan lebih cepat hingga jarak beberapa kilometer dalam satu waktu. Termasuk untuk menjangkau area yang berada di jangkauan pandangan manusia . Pada beberapa kasus tertentu, keberadaan drone mampu menghemat waktu inspeksi infrastruktur dan konstruksi hingga 75% lebih cepat bila dibandingkan dengan cara monitoring tradisional.
2. Akurasi Data Lebih Baik
Setelah proses monitoring dilakukan, penting pula bagi pelaksana proyek untuk memperhatikan tingkat akurasi area yang dibangun infrastruktur. Tidak hanya foto udara yang jelas dengan tingkat resolusi tinggi saja, drone pun dapat melakukan pemetaan secara lengkap dan dikumpulkan hanya dengan satu kali penerbangan.
Peta dari foto udara ini menampilkan pengukuran data yang akurat. Baik pada ketinggian area, luas wilayah, volume, kontur tanah, jenis tanah, dan lainnya. Ini didasarkan pada titik GPS maupun satelit yang terintegrasi dengan software fotogrametri drone. Peta yang dihasilkan bisa berupa dalam bentuk 2D maupun 3D yang lebih mendetail.
3. Bisa Digunakan untuk Inspeksi
Drone untuk infrastruktur dan konstruksi biasanya dilengkapi dengan perangkat pendukung. Misalnya saja dipasangi kamera thermal untuk inspeksi area yang sulit dijangkau seperti saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET). Begitu pun untuk konstruksi bangunan gedung pencakar langit, tiang jembatan dan sebagainya.

Dengan kamera thermal yang memiliki sistem optik khusus, dapat menampilkan data temperatur area yang diinspeksi. Hal tersebut akan membantu memudahkan pekerja untuk mengetahui apakah suhu terlalu tinggi atau rendah yang berdampak pada infrastruktur. Contohnya dalam mengetahui tingkat korosi bahan baja dan potensi kerusakan lainnya dapat segera diatasi sehingga meminimalisir kerugian materi dan non-materi.
4. Meminimalisir Risiko Kecelakaan Kerja
Manfaat drone untuk konstruksi dan infrastruktur tidak sekadar pada tingkat efisiensi saja. Sudah bukan rahasia lagi jika infrastruktur dan konstruksi masuk dalam kategori sektor dengan risiko tinggi (high risk) dan rawan kecelakaan kerja.
Para pekerja ini mengalami kecelakaan seperti terjatuh saat melakukan inspeksi di area yang tinggi dan lainnya. Tersengat aliran listrik tinggi saat inspeksi SUTET di sektor infrastruktur kelistrikan juga menjadi penyebab hilangnya nyawa pekerja. Maka, dengan adanya drone yang memudahkan inspeksi dan monitoring, tentu lambat laun juga meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan pekerja dan pelaksana proyek.
5. Investasi di Masa Mendatang
Drone di sisi lain juga bisa menjadi investasi sarana bagi perusahaan di masa mendatang. Proyek di sektor infrastruktur dan konstruksi menelan biaya yang cukup tinggi. Oleh karena itu, efisiensi menjadi hal penting.

Misalnya saja untuk inspeksi, pemetaan, dan monitoring. Dalam satu atau dua proyek mungkin masih belum terasa besar. Namun, untuk dalam jangka panjang, ini akan memerlukan biaya tinggi. Belum lagi mengenai keselamatan pekerja proyek. Maka, memilih drone sebagai salah satu bagian penting dalam proyek infrastruktur dan konstruksi adalah pilihan tepat untuk investasi masa depan dan menekan over budget.
Berdasarkan ulasan di atas, dapat disimpulkan jika manfaat drone untuk infrastruktur dan konstruksi sangatlah besar. Terlebih lagi untuk penggunaan di Indonesia yang memiliki kondisi bentang alam dan lingkungan yang beragam. Terutama untuk infrastruktur yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

Dengan manfaat-manfaat ini, drone semakin menjadi bagian integral dari industri konstruksi dan infrastruktur, membantu meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan akurasi dalam berbagai tahap proyek.
Itulah seputar manfaat drone untuk konstruksi dan infrastruktur yang wajib Anda ketahui. Bila Anda tertarik untuk menggunakan drone dalam kebutuhan pekerjaan bidang konstruksi dan infrastruktur,
Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi nomor dibawah ini.


0 responses on "5 Manfaat Drone untuk Konstruksi dan Infrastruktur"