• No products in the cart.

Herry Tjiang Uji DJI Avata 360 Seberapa Mudah Digunakan oleh Content Creator?

Herry Tjiang Uji DJI Avata 360 Seberapa Mudah Digunakan oleh Content Creator?

Dalam era di mana conten visual menjadi kunci utama dalam menarik perhatian audiens, para creator dituntut untuk terus berinovasi dengan teknologi terbaru. Salah satu perangkat yang sedang menjadi sorotan adalah DJI Avata 360, sebuah drone yang menawarkan cara baru dalam merekam momen dari udara dengan sudut pandang tanpa batas. Kehadiran teknologi ini tentu memunculkan rasa penasaran: apakah benar semudah itu digunakan oleh content creator, terutama bagi mereka yang ingin menghasilkan footage sinematik tanpa proses yang rumit?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Herry Tjiang mencoba mengulas dan menguji langsung kemampuan drone ini di lapangan. Dengan pengalaman sebagai pilot drone dan creator content, ia melihat tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari sudut pandang praktis—bagaimana alat ini bisa membantu atau justru menantang proses produksi content sehari-hari. Dari sinilah kita mulai memahami, apakah DJI Avata 360 benar-benar ramah bagi creator, atau justru membutuhkan adaptasi khusus untuk bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Evolusi Drone Dari Ambil Gambar ke Tangkap Segalanya

DJI Avata 360 membawa konsep baru dalam dunia aerial videography. Berbeda dengan drone konvensional yang mengharuskan pengguna menentukan framing saat terbang, drone ini menggunakan kamera 360 derajat yang memungkinkan creator “shoot first, edit later”. Artinya, saat terbang, creator tidak perlu khawatir soal sudut pengambilan gambar. Semua direkam dalam 360°, lalu dipilih angle terbaik saat proses editing. Ini menjadi keunggulan besar bagi content creator yang ingin fleksibilitas tinggi dalam storytelling visual.

Pengalaman Herry Tjiang: Mudah atau Tidak?

Dalam pengujian yang dilakukan oleh Herry Tjiang, kemudahan penggunaan DJI Avata 360 bisa dilihat dari beberapa aspek utama:

1. Kemudahan Terbang (Flight Experience)

Drone ini tetap membawa DNA DJI yang terkenal stabil dan user-friendly. Bahkan untuk pengguna baru, kontrol dasar terasa familiar dan intuitif.

a. Mode terbang: Cine, Normal, dan Sport
b. Bisa pakai remote biasa atau motion controller
c. Dukungan FPV goggles untuk pengalaman imersif

Bagi content creator, ini berarti proses belajar tidak terlalu curam—terutama jika sudah pernah menggunakan drone DJI sebelumnya.

2. Fitur 360° yang Revolusioner

Keunggulan utama DJI Avata 360 adalah kamera dual fisheye yang mampu merekam hingga 8K 360°.

Manfaatnya:

a. Bisa mengubah sudut kamera setelah shooting
b. Cocok untuk konten travel, cinematic, dan sosial media
c. Menghasilkan footage unik tanpa perlu retake

Ini sangat membantu kreator solo yang tidak punya kru atau banyak waktu untuk setup ulang.

3. Kemudahan untuk Pemula

DJI menyematkan berbagai fitur yang membuat drone ini relatif ramah pemula:

a. Obstacle avoidance omnidirectional
b. Head tracking (kamera mengikuti arah kepala saat pakai goggles)
c. Mode otomatis untuk gerakan sinematik

Namun, “mudah digunakan” di sini lebih ke operasional terbang, bukan keseluruhan workflow.

Perspektif Content Creator: Mudah atau Tidak?

Jika merujuk pada pengalaman Herry Tjiang, jawabannya tidak hitam-putih:

Mudah digunakan jika:

a. Fokus pada flying dan capturing
b. Sudah familiar dengan ekosistem DJI
c. Mau belajar editing 360°

Tidak mudah jika:

a. Mengharapkan workflow simpel seperti drone biasa
b. Tidak ingin ribet di post-production
c. Menggunakan perangkat editing terbatas

Kesimpulan:
Drone Masa Depan untuk Creator Serius

DJI Avata 360 bukan sekadar drone, tetapi alat kreatif yang mengubah cara membuat conten. Ia memberikan kebebasan penuh dalam pengambilan gambar, namun “membayar” kebebasan tersebut dengan kompleksitas editing.

Bagi content creator seperti Herry Tjiang, drone ini adalah:

a. Sangat powerful untuk eksplorasi visual
b. Relatif mudah untuk diterbangkan
c. Tapi menuntut skill lebih dalam produksi content

Singkatnya,
mudah untuk digunakan, tetapi tidak selalu mudah untuk dimaksimalkan.

Jika kamu seorang creator yang ingin naik level dan siap belajar workflow baru, DJI Avata 360 bisa menjadi salah satu investasi terbaik untuk menghasilkan content yang benar-benar berbeda dari yang lain. Sebagai penutup, uji coba yang dilakukan oleh Herry Tjiang terhadap DJI Avata 360 memberikan gambaran yang cukup jelas: drone ini memang dirancang untuk menjembatani kebutuhan creator content modern yang menginginkan hasil visual imersif tanpa proses yang terlalu rumit. Kombinasi teknologi stabilisasi canggih, kontrol yang semakin ramah pengguna, serta kemampuan pengambilan gambar 360 derajat membuatnya terasa lebih “accessible” dibanding generasi FPV sebelumnya.

Bagi content creator—baik yang fokus pada travel, cinematic video, hingga eksperimen visual seperti hyperlapse atau aerial storytelling—Avata 360 membuka ruang eksplorasi baru yang sebelumnya terasa teknis dan sulit dikuasai. Bahkan untuk pemula, proses belajar tidak lagi terasa menakutkan karena sistemnya sudah dirancang lebih intuitif, tanpa mengorbankan kualitas hasil akhir. Pada akhirnya, kemudahan penggunaan bukan hanya soal fitur otomatis, tetapi juga tentang bagaimana sebuah perangkat mampu menginspirasi penggunanya untuk terus berkarya. Dalam hal ini, DJI Avata 360 bukan sekadar drone, melainkan alat kreatif yang mendorong batas imajinasi. Dan dari pengujian yang dilakukan Herry Tjiang, satu hal yang pasti: teknologi ini bukan lagi masa depan—ia sudah hadir, dan siap digunakan oleh siapa saja yang ingin bercerita dari sudut pandang yang berbeda.

Ikuti, Avata 360 Beyond Normal FPV. Bongkar speck-keunggulan-foto dan video

Jumat, 24 April 2025
Jam. 19.30-20.30 WIB

ZOOM online

Untuk kamu yang ingin bergabung atau ingin mengikuti pelatihan fotografi AI,drone,content creator,smartphone photografi DLL di JSP bisa menghubungi kontak admin di bawah ini:

Ditulis oleh:
Team Jakarta School of Photography
Jakarta School of Photography


085881750095

Jika membutuhkan informasi tentang sertifikasi drone,fotografi dan content creator bisa buka link dibawah ini: 

https://linktr.ee/sertifikasiindonesia

REGISTRASI DRONE SIDOPIGO

Informasi DJI Terra Software dan pelatihannya:

0 responses on "Herry Tjiang Uji DJI Avata 360 Seberapa Mudah Digunakan oleh Content Creator?"

Leave a Message

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Copyright © 2017 - Jakarta School of Photography

Setup Menus in Admin Panel